Udah lama juga ga nulis sesuatu di blog ini. Bukan aja karena sibuk, tapi emang akhir-akhir ini agak males nulis sesuatu. Nah, sekarang mumpung lagi ada ide, aku nulis nih...
Cerita kali ini datang dari dunia fauna. Pernahkah dulu kalian melihat binatang-binatang yang unik dan sekarang, setelah kalian besar dan sudah bisa memakai kamera, kalian tak bisa memotretnya lagi? Bahkan melihat saja tidak pernah lagi! Entah kenapa, pikiranku tiba-tiba melayang ke saat-saat aku masih kecil dulu. Waktu aku masih kecil dan tinggal di daerah kaki gunung (jieeee...), aku sering melihat binatang-binatang yang unik-unik. Waktu itu, aku masih SD. Setelah menginjak SMP, aku sudah jarang melihat lagi atau bisa dikatakan hampir susah untuk melihatnya lagi. Aku malah sekarang berpikir, apa mereka sudah punah? Rasanya sayang sekali jika mereka harus menghilang apalagi kalau tanpa jejak. Oleh sebab itu, sekarang aku mau menulis tentang mereka, biar semua orang yang punya kesempatan melihat, akan menjaga mereka :D
1. Kupu-kupu Raksasa
Pernah liat kupu-kupu besar? Hmmm bentangan sayapnya kira-kira 25 cm. Di alam liar dan masih hidup looh... Aku cukup beruntung bisa melihatnya dulu. Sekarang tidak pernah lagi. Semoga aja mereka belum punah dan masih ada di taman kupu-kupu.
Mamaku bilang namanya Si Rama Rama. Warnanya coklat, biasanya nemplok di pojokan pintu toko. Karena waktu itu aku masih kecil, takut juga kalau mau lihat dari deket. Takut tiba2 dia terbang dan nemplok di muka :p
Biasanya dia cuman diem di pintu toko, setelah itu, keesokan harinya hilang entah kemana. Entah terbang, entah digondol tokek.
2. Ayam Raksasa
Ayam ini sepertinya bukan mahluk liar. Aku memang melihatnya dihalaman tentanggaku. Terkurung dengan besar 3 kali besarnya ayam jago. Mamaku bilang itu ayam Bangkok. Mungkin maksudnya ayam raksasa (entah kenapa nama 'Bangkok' kesannya 'gedeee banget'). Warnanya putih dan jarang bersuara. Setelah beberapa hari, ga ketauan lagi rimbanya itu ayam. Mungkin udah dijadiin sate buat orang sekampung hehehe...
3. Capung
Orang bilang, capung adalah binatang yang sensitif sama yang namanya polusi udara. Udara yang terkena polusi dikiiit aja, mereka akan pergi menjauh. Dulu itu didepan toko orangtuaku, kalau sore sekitar jam 4, banyak capung berterbangan. Warnanya mulai dari yang hijau sampai oranye, mondar-mandir seperti pesawat tempur. Saking banyaknya, mereka sering ditangkap untuk dijadikan mainan. Misalnya, ekornya dikasih tali atau ada yang iseng mencabut sayapnya (kejam +_+). Banyaknya penyiksaan, tak menyurutkan niat capung-capung itu untuk menikmati sore yang damai. Sekarang? tak seekor pun kulihat lagi...
4. Kepiting Kecil
Saat paling menyenangkan waktu kecil adalah hari Minggu. Setelah pulang dari gereja, aku dan adik-kakakku berjalan menuju rumah. Dipinggir jalan ada selokan, disana banyak sekali kepiting kecil. Orang daerahku menyebutnya "keuyeup". Di selokan didepan rumah tetanggaku juga banyak. Akibatnya, kami sering bermain menangkap si keuyeup kemudian menjadikannya mainan. Kadang disuruh menarik kotak korek api, kadang diajak bermain masak-masakan dimana si keuyeup jadi hidangannya setelah ia gagal melewati api unggun kecil dengan selamat +_+
5. Walang Sangit
Ini dia yang paling aku benci kalau musim hujan mulai datang. Di daerahku disebut Lembing. Serangga kecil sepanjang 2 cm yang suka mengeluarkan bau tak sedap yang sanggup mengisi 2 ruangan! Biasanya mereka mengeluarkan bau gak enak itu kalau mereka mati. Tapi karena kesel, kalau melihat dia tetep aja dibunuh, 1 menit kemudian mayatnya diprotes karena mengeluarkan bau :D Kasian si Lembing...
6. Kunang-Kunang
Nah ini dia yang hampir semua orang tau. Siapa sih ga kenal ama mahluk yang bisa nyala ini? Buat dapetinnya, dulu kita harus pergi ke sawah malem-malem. Tangkep beberapa, masukin ke dalam plastik. Sampe dirumah, buat kotak semacem lampion, buat tinggal si kunang-kunang. Kunang-kunang siap menerangi malam indahmu hehehehe....
Mahluk indah ini, katanya sih jorok, sering nemploknya di kotoran kebo. Cahaya yang keluar, berasal dari daerah belakangnya. Akhir-akhir ini makin susah buat nyari mahluk ini. Mungkin karena mereka udah gulung tikar ga sanggup bersaing sama PLN yang sudah masuk desa :D atau bisa juga karena pesawahan dah mulai jarang yang punya.
Wah, andai sekarang mereka masih ada, pastinya sudah kuabadikan dalam kameraku :D
Saturday, January 30, 2010
Kemana Mereka Sekarang?
Posted by Carnel at 2:22 PM 0 comments
Tuesday, June 30, 2009
Lagu-lagu Terbaik Michael Jackson
Mumpung lagi hangat-hangatnya berita mengenai Michael Jackson, g mau merekam artikel2 yang member pengetahuan dan inspirasi. Tulisan dibawah ini dikutip dari Kompas.com
Menengok Jejak Misteri Jacko Lewat Karya Musiknya
Selasa, 30/6/2009
LOS ANGELES, KOMPAS. com -- Michael Jackson mulai menyebut dirinya Raja Pop sekitar tahun 1991, hanya beberapa saat sebelum kerajaan musiknya secara simbolis runtuh.
Pada 11 Januari 1992, album Dangerous miliknya dihempaskan dari puncak tangga lagu Billboard 200 oleh Nevermind milik Nirvana, dan ini menandai akhir kekuasaan musik Jacko dan menutup tirai era musik pop yang diwakilinya.
Kini, lanskap musik pop remuk menjadi serpihan-serpihan, pecah menjadi ratusan kotak pasar, subgenre dan mikrogenre.
Kendati tubrukan terbesar telah memutus jarak dengan pemirsa, kita tidak akan pernah lagi mengalami masa ketika Jackson didewakan pada 1980-an, manakala Thriller menciutkan dunia.
Di tengah tangisan untuk Michael, kita juga meratapi hengkangnya masa musik berbudaya tunggal manakala kita menyaksikan seluruh negeri, seisi planet, mendengarkan lagu-lagu yang sama.
Thriller (1982) adalah masterpiece, karya teragung Jackson, tapi juga menjadi sebuah kutukan baginya. Album itu membuatnya mendapatkan pemujaan yang tak pernah diraih sebelumnya.
Tak seorang pun, bahkan Frank Sinatra, Elvis Presley dan the Beatles, mampu menarik perhatian penonton global sebesar seperti diciptakan Jackson tetapi album itu juga yang menjadi tonggak komersial dan artistik yang sepanjang sisa hidupnya berusaha dicapai kembali oleh Jacko, begitu ia disapa. Album-album dia berikutnya tetap memukau. Bad (1987) adalah masterpiece oleh karya itu sendiri, sementara Dangerous (1991), HIStory (1995), dan Invincible (2001) memikat di banyak bagian.
Segera setelah itu musik Michael melenceng menjadi megalomania, anggaran produksi gila-gilaan, balada-balada Wagnerian (bergaya opera dari musisi klasik Richard Wagner), lagu-lagu yang mengalun liar di antara rasa mengasihi diri dan kemegahan.
Dia nyanyikan Heal the World, namun wajahnya sendiri dipoles bedah plastik yang mengungkapkan sakit di dalamnya.
Pada 1995 di Brit Awards (penghargaan musik Inggris setara Grammy), Michael melantunkan Earth Song dikelilingi paduan suara anak-anak dan seorang aktor yang mengenakan busana ala pendeta Yahudi (rabbi) yang "memberkati" Jacko.
Tayangan itu diinterupsi oleh tampilnya Jarvis Cocker, vokalis utama band rock alternatif asal Inggris "Pulp," yang menggoyangkan pinggulnya di depan penonton, sementara Michael Jackson perlahan diangkat lewat tangga hidrolik.
Saat itu, Cocker berkata, "Aksi panggungku adalah bentuk protes terhadap cara Michael Jackson melihat dirinya seperti gambaran serupa Kristus dengan kekuatan penyembuhannya."
Omong kosong itu tampak memalukan, demikian pula pemandangan dan juga kekeliruan musikal yang menyengsarakan saat itu. Di bawah produksi yang mewah, lagu-lagu terbaik Michael Jakcson adalah model bagi kekerasan yang agak membosankan.
Mendengarkan Don't Stop 'Til You Get Enough, Billie Jean, Wanna Be Startin' Something, dan The Way You Make Me Feel, Anda diingkatkan bahwa bintang pop terbesar di generasinya itu adalah juga penulis lagu tak ada bandingannya.
Keagungan album-album terbaiknya adalah semacam arsitektur musik gaya lama yang didasarkan pada simetri tipuan lagu pop yang sifatnya klasik, yang diserap Jackson saat melewati masa magang di studio rekaman Motown.
Jangan lupa, bahwa debut nomor single Jackson 5 yang direkam saat Michael berusia 11 tahun, adalah rekaman pop terbesar sepanjang masa.
Bagi mereka yang tumbuh di era keemasan Michael, adalah mencengangkan mengetahui betapa lamanya dia menguasai tangga lalu terpopuler Billboard.
Namun, pada 2000-an, Michael Jackson hanya menempatkan dua lagunya pada barisan 40 Top. Nomor single terakhirnya yang merajai tangga lagu terbaik adalah You Are Not Alone, keluar 14 tahun lalu.
Generasi pop kemudian muncul tanpa kehadirannya, semuanya mengenakan Jacksonism, paham musiknya.
Pengaruhnya begitu besar pada musik yang dibawakan ikon-ikon besar masa kini, dari Justin Timberlake dan Usher yang tak segan menirunya, sampai para diva pop semisal Beyoncé dan Rihanna yang menyanyi dalam irama cepat layaknya hit-hit Michael seperti Smooth Criminal di samping tampilannya yang menyamai kecemerlangan aksi panggung Michael Jackson.
Para sejarawan musik akan menengok ke belakang ke kuartal terakhir abad lalu pada periode di mana genre R&B mendominasi musik Amerika, dan itu semua hasil jerih payah Michael Jackson.
Kini musik-musik itu bertengger kuat pada Top 40, yaitu tempat yang sebelumnya dipancangkan kuat-kuat oleh Jackson pada 1980-an, tatkala dia meruntuhkan sekat rasial di radio-radio AS dan MTV.
Jika pun ada harapan dari kematian mendadak Michael di usianya yang ke-50, maka itu adalah mengenai bagaimana kita mengalihkan perhatian kita dari kegelapan hidupnya, menjadi berkonsentrasi pada karya-karya seninya.
Dia adalah leluhur para entertainer. Dia pelantun sekaligus penari yang di setiap tampilannya berjuang mengelinding di tengah penontong lewat gambaran agresif bakat dan karismanya.
Kita tergoda untuk memisahkan Wacko Jacko dari Michael Jackson, dan itu tak kuasa kita lakukan.
Michael adalah artis yang introspektif; dia senantisa memulai tampilannya dengan orang di depan cermin. Kendati dia yang terbesar dan termegah dibanding bintang pop manapun sebelum dan pada masanya, dia ingin semua orang di dunia membeli album-albumnya, dia tidak mau kompromi.
Musiknya adalah teraneh dan tergelap yang berhasil melewati pencapaian sukses menjadi terlaris, dia hanya bisa dibandingkan dengan Frank Sinatra, Elvis, the Beatles, dan Madonna.
Perhatikan beberapa judul berikut: Bad, Dangerous, Leave Me Alone, Blood on the Dance Floor, Scream, In the Closet, Cry, The Lost Children, Threatened. Jijik, hasrat seksual, kesedihan tiada henti, kekerasan, teror, keangkuhan selebriti, adalah tema-tema agung dari karya-karyanya.
Dan nanti jika anda hendak menarikan "Wanna Be Startin' Something," jangan lupa nyanyikan lirik: "It's too high to get over/ Too low to get under/ You're stuck in the middle/ And the pain is thunder/ You're a vegetable/ Still they hate you .../ You're just a buffet/ They eat off of you."
Benar atau tidak, faktanya Jackson itu wacko (keren), tentunya saja musiknya. Musiknya penuh keceriaan, sakit, dan sangat transenden (melewati batas-batas kemanusiawian).
C'mon and Groove, dia nyanyikan 30 tahun silam dalam Off the Wall. "Let the madness in the music get to you...Biarkan kegilaan dalam musik merengkuhmu. (ANT/EH)
Inilah Lagu-lagu Terbaik Michael Jackson
Minggu, 28/6/2009

NEW YORK, KOMPAS.com — Menyeleksi album dari seorang artis seterhormat dan semendunia Michael Jackson sungguh kerja yang monumental, tulis editor musik J. Edward Keyes, dalam Rolling Stone edisi online, Jumat (26/6).
Yang jelas, warna vokalnya yang luar biasa lentur dan dibawakannya hingga menjadi rangkaian-rangkaian melodi yang tidak lekang oleh waktu.
Kualitas karyanya telah membuatnya menjadi legenda yang tidak bisa tertandingi legenda pop mana pun. Inilah sejumlah lagu terbaik Michael Jackson versi Edward Keyes dari Rolling Stone.
"I Want You Back"
Lagu bercorak R&B ini bahkan tampak lebih keren dibawakan 40 tahun setelah pertama kali diluncurkan. Suara Michael saat masih berusia 17 tahun pada lagu ini sungguh ajaib. Inilah lagu yang nyaris mendekati sempurna.
"Rock With You"
Inilah lagu yang ikut mengawali kebesaran karier penyanyi pop masa kini Justin Timberlake. Apa yang menakjubkan dari lagu ini adalah nuansanya yang sangat menghanyutkan. Diiringi suara dominan gitar, Michael tampil lembut dan benar-benar menanggalkan keagresifannya.
"Billie Jean"
Michael dan produser Quincy Jones memenuhi lagu ini dengan sentuhan ganjil tetapi memesona. Billie Jean adalah masterpiece dan salah satu yang tidak hilang keunikan dan energi tersembunyinya, tak peduli seberapa kali Anda memutar atau mendengarnya.
"Give In to Me"
Michael Jackson kerap kali menciptakan karya terbaiknya saat disergap oleh kegalauan, salah satunya nomor aneh nan sinis mengenai cinta obsesif yang terdapat pada album Dangerous ini. Gitaris terkenal grup Guns N Roses, Slash, mengiringi salah satu nomor adiluhung ini.
"Thriller"
Lagu ini kerap disebut meletakkan dasar bagi revolusi video musik. Jackson dan Quincy Jones menyelimuti lirik lagu ini dengan latar video bernuansa robotik yang dibuka oleh bayangan iblis di kegelapan, lalu diakhiri oleh gerombolan mayat hidup yang mengelilingi mangsanya.
"Human Nature"
Ini adalah salah satu balada terlembut dan memilukan dari Michael. Cara bagaimana vokalnya mengalun mengikuti nada lagu sangat berkelas, rintihan berulang-ulangnya dalam bait "Why? Why?" sangat menyayat hati.
"Wanna Be Startin' Somethin' "
Refreinnya terdengar seperti konfrontasi, tetapi di dalamnya terkandung empati asli dirinya, "You're stuck in the middle, and the pain is thunder." Lagu ini dipercantik oleh betotan bas dari basis kondang James Lee Jamerson, dan backing vocal bernuansa gerejani.
"The Way You Make Me Feel"
Semua bagian dari lagu empat setengah menit berkandungkan kebahagiaan sejati ini ditempatkan pada komposisi sempurna. Lagu ini menyiratkan ungkapan sepenuh hati Michael tentang cinta kasih.
"Smooth Criminal"
Kencang dan mengguncang, Michael mengubah karakter suaranya bagai senapan mesin dan mengurangi lirik dengan tampak bersimpati baik kepada agresor maupun yang diagresi, selain bernuansa horor.
"Black or White"
Michael mempunyai tendensi untuk bersikap terang atas hal yang lagi hangat diguncingkan orang, tetapi "Black or White" dengan cermat menyembunyikan komentar sosialnya dalam kidung cinta berisi pesan, gunakanlah hati untuk memupus sekat rasial.
"In the Closet"
Lagu Michael yang tidak masuk hit sama menakjubkannya dengan lagu-lagunya yang menerobos tangga lagu terpopuler. Pada lagu yang digubah tahun 1991 ini, dia seperti membayangkan seluruh musik pop pasca 80-an. Suara Michael terdengar gagap sampai memasuki refrein untuk kemudian terdengar bersih dan lentur kembali.
"Scream"
Di lagu ini Michael berduet dengan sang adik Janet Jackson dalam sebuah video musik paling mahal yang pernah dibuat. Dua Jackson bersaudara ini berhasil mematahkan kritik bahwa lagu pop tak bisa berlatar ganas seperti ada pada musik rock atau metal.
"I Can't Help It"
Michael berduet dengan Stevie Wonder menyanyikan balada yang mengalun di atas dominasi suara organ dan bass. Dia menyisihkan waktu banyak untuk lagu ini sehingga kelezatan musiknya tampak sederhana, tetapi tetap memukau.
"Leave Me Alone"
Lagu ini adalah versi gelap dari lagu sebelumnya, "The Way You Make Me Feel", di mana di dalamnya ada amarah, juga laku agresif dan frustrasinya.
"P.Y.T."
Di nomor bergenre R&B ini, Michael terlihat sungguh terkontrol, meletakkan lengking kuatnya di refrein sehingga membuat semuanya tampak serirama.
"Beat It"
Lagu yang amat akrab di telinga ini tak perlu dijelaskan lagi dan yang paling menarik adalah kesederhanaannya yang mengagumkan, berupa suara gitar dan serangan vokal Michael yang lebih dahsyat. Di lagu ini Michael berkolaborasi dengan gitaris Eddie Van Halen dari grup band Van Halen. "Beat It" adalah selebrasi kepercayaan diri yang berasal dari pemahaman bahwa tak perlu apa-apa untuk memberi bukti. (ANT/Rolling Stone/ONO)
Posted by Carnel at 3:43 PM 0 comments
Labels: Sejarah
Friday, June 26, 2009
In Memoriam of the Superstar
"Akhir Tragis dari Kehidupan dan Karier Megabintang", itulah judul berita yang menarik perhatian g pas duduk di depan komputer dan membuka kompas.com. Siapa ga kenal Michael Jackson, seorang penyanyi yang terkenal taun 80-an dan akhirnya mendapat julukan "King of Pop" itu? G sendiri inget banget kejadian yang membuat g sampe sekarang "kenal" (termasuk penggemar sich) si Miki ini. Waktu itu g masi kecil (entah umur berapa), dan koko g sedang membaca satu majalah yang klo ga salah berjudul "Kawanku". Majalah remaja yang didalemnya ada peringkat kekayaan para selebritis di bidang musik. Peringkat pertama diduduki New Kids on The Block, yang dulu pernah ada film kartunnya di TPI. Si Miki sendiri menduduki peringkat 5. Dasar yang namanya anak2, kita akhirnya ber-argumen siapa yang sebenernya paling kaya diantara mereka menurut versi kita masing-masing :D Pemenangnya koko g yang mengatakan "ya terang aja NKOTB kaya, kan bareng2 nyanyinya. Klo si Jekko (Miki Jeksen) kan sendiri". Akhirnya g yang masi lugu itu ga bisa apa-apa, n menerima kekalahan itu :D
Lama-lama sering mendengar lagu Michael Jackson, ternyata lagunya asik juga. Suaranya melengking hebat, musiknya enak didengar telinga, gayanya unik dan nyentrik, liriknya banyak yang berbobot. Terutama ketika menonton peluncuran album "HIStory" yang diberitakan oleh MTV, membuat g makin demen ngedenger lagu-lagu yang dinyanyikannya. Dari "Ben" sampai "Smooth Criminal", sekitar 75% dari lagu yang dinyanyikannya, banyak memberikan inspirasi buat g.
Kehidupannya sendiri ternyata cukup tragis. Dimulai dari seorang anak kulit hitam yang ingin mengubah nasib dengan operasi plastik menjadi orang kulit putih. Mencapai puncak kejayaan sebagai penyanyi pop yang berhasil membuat rekor dunia dengan menjual 65juta kopi hits nya, dan bahkan dijuluki "King of Pop". Ia terlibat skandal pelecehan seksual pada anak dibawah umur. G sendiri sebagai fans berpendapat ia hanya dituduh, but itulah yang menjadi titik awal kejatuhannya. Ia akhirnya telilit hutang yang sangat banyak (andai ku bisa membantu...) dan akhirnya harus menjual rumah supermewahnya "Neverland". Ia dikabarkan sakit dan hidupnya cukup mengenaskan karena ia harus memakai masker anti kuman dan kerudung jika harus keluar rumah. Akhirnya ia meninggal pada 25 Juni 2009 karena penyakit Jantung. Selamat tinggal Mike, namamu kan terkenang sepanjang masa.
~ In Memoriam Michael Jackson (1958 - 2009)
PS:
Lagu-lagu Miki yang ga bosen2nya g dengerin:
Album: Ben (1972)
Ben
Album: Thriller (1982)
Thriller
Beat It
Billie Jean
Album: Bad (1987)
Bad
The Way You Make Me Feel
Man in the Mirror
I Just can't Stop Loving You
Smooth Criminal
Album: Dangerous (1991)
Remember the Time
Heal the World
Black or White
Will You Be There
Album: HIStory (1995)
Scream
They Don't Care About Us
Stranger in Moscow
Earth Song
You Are Not Alone
Childhood
2 Bad
HIStory
Little Susie
Album: Blood on the Dance Floor (1997)
Blood on the Dance Floor
Ghosts
Posted by Carnel at 5:22 PM 1 comments
Tuesday, May 26, 2009
Lovina and Bedugul Photos
Another photos from a journey to the north :)
A few days ago, a friend of mine came to Bali. So, we went together to Lovina to see the dolphin, and then go to Bedugul to see a great temple. It was a wonderful day. Here I share some photos so you can also enjoy it (just click on the picture and it will show up a lightbox window).
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() |
Posted by Carnel at 2:44 PM 0 comments
Friday, May 22, 2009
Karangasem Photos
Wew, udah lama juga ga nulis lagi di blog kesayangan ini. Selain karena waktu yang cukup sibuk, sampe2 ga ada waktu buat nulis, juga karena emang ga ada ide buat nulis apa. Emang akhir-akhir ini otaknya lagi ga "dong", mungkin gara-gara udah lama ga mengkonsumsi micin dalam jumlah besar.
So, karena sekarang juga lagi males mo cerita-cerita, g juga ga akan panjang lebar tinggi nulis di blog ini. Sebenernya, banyak sich cerita2 yang seru akhir-akhir ini, but lagi males aja ceritainnya. Lain kali aja deh. Kali ini, g cuman mo publish beberapa foto hasil perjalanan journey kita, Klompencapir ke daerah Karangasem, Bali. Perjalanan meliputi Taman Ujung, dan Amed.
Foto-foto ini ada yang dibuat oleh teman-teman anggota Klompencapir Mitrais, juga ada yang g buat sendiri. Intinya, foto-foto yang dipublish di blog ini adalah foto-foto yang g suka dari perjalanan kali ini. So, ini dia (buat liat versi besarnya, tinggal click di salah satu gambar, kemudian akan muncul window lightbox. Untuk melihat gambar selanjutnya tinggal click Next di window lightbox) :
(Oya, foto-foto ini ada juga yang sudah saya edit)
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() |
![]() | ![]() | ![]() |
![]() |
Posted by Carnel at 11:22 AM 0 comments
Wednesday, April 22, 2009
Nasi Gila
Hari Sabtu yang lalu, capek habis ikutan acara peresmian kantor baru, jadinya males pergi2 keluar. Sore-sore perut laper juga. Karena ga tau mau makan apaan, akhirnya pas lagi main2 di kamer temen, ide bikin nasi gila keluar juga. Resep panduan sudah tersedia, peralatan masak pinjem ke temen (thanks ya Loreng... ^^), bahan juga sebagian minta hehehe (thanks lagi ya Reng... ^^). Inilah ramuannya:
Bahan-bahan:
1 siung bawang putih dicincang
Bawang bombay secukupnya
1 buah sosis sapi dipotong tipis2
2 butir bakso ayam dipotong tipis2
1 butir telur
Saus tiram secukupnya
Kecap manis secukupnya
Saus sambal secukupnya
Garam, gula dan merica secukupnya
Minyak wijen secukupnya
Air putih secukupnya
Minyak secukupnya juga
Cara membuat:
- Kocok telur kemudian dimasak orak-arik hingga berbutir-butir. Setelah itu angkat dan sisihkan.
- Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai wangi
- Masukkan sosis, bakso, kecap manis, saus tiram dan saus sambal. Aduk-aduk sampai rata
- Masukkan air secukupnya, garam, gula serta merica. Masak sampai kuah agak mengental
- Masukkan telur dan minyak wijen
- Masak sampai matang dan air jadi kental dan agak sedikit
Setelah jadi, beli deh nasi dan siramkan masakan tadi diatas nasi. Makan selagi panas, hmmm....lezaaaat....(sayang lupa ambil fotonya)
Oya, bisa dimakan untuk 2 orang ^^
Posted by Carnel at 11:01 PM 0 comments
Labels: PKK
































